雪の深い国に、茂作という年老いた木こりと、巳之吉という若い木こりがいました。ある日、ふたりは激しい吹雪にあい、山小屋に逃げ込みました。
Di sebuah negeri bersalju tebal, hiduplah seorang penebang kayu tua bernama Mosaku dan seorang penebang muda bernama Minokichi. Suatu hari, keduanya diterjang badai salju hebat dan berlindung ke sebuah pondok gunung.
真夜中、巳之吉がふと目を覚ますと、白い着物の美しい女が、茂作の上にかがみ込み、白い息を吹きかけていました。茂作は、見る間に凍りついて息絶えてしまったのです。
Di tengah malam, ketika Minokichi terbangun, seorang perempuan cantik berbaju putih sedang membungkuk di atas Mosaku, mengembuskan napas putih ke arahnya. Mosaku pun seketika membeku dan menghembuskan napas terakhirnya di depan mata.
女は巳之吉に近づきましたが、その若さを哀れに思ったのか、こう言いました。「お前は助けてやる。だが、今夜のことを誰かに話せば、その時は命がないと思え。」
Perempuan itu mendekati Minokichi, tetapi entah karena iba pada usia mudanya, ia berkata, “Engkau akan kuselamatkan. Tetapi bila kau ceritakan kejadian malam ini pada siapa pun, anggaplah saat itu juga nyawamu melayang.”
年月がたち、巳之吉は、お雪という美しい女と出会い、夫婦になりました。二人は子にも恵まれ、幸せに暮らしました。
Tahun demi tahun berlalu; Minokichi berjumpa dengan seorang perempuan cantik bernama Oyuki, dan mereka pun menjadi suami-istri. Keduanya dikaruniai anak dan hidup berbahagia.
ある雪の夜、針仕事をする妻の顔を見ながら、巳之吉はつい昔話を口にしました。「お前に似た美しい雪女を、若いころ見たことがあるのだ……。」
Di suatu malam bersalju, sambil memandangi wajah istrinya yang sedang menjahit, Minokichi tanpa sengaja menuturkan kisah masa lalu. “Dulu, di masa mudaku, aku pernah melihat seorang perempuan salju cantik yang mirip denganmu...”
とたんに、お雪の顔つきが変わりました。「それは私です。話せば命はないと、あれほど言ったのに……。」妻こそ、あの夜の雪女だったのです。
Seketika, raut wajah Oyuki berubah. “Itu adalah aku. Padahal sudah kukatakan: kalau kau ceritakan, nyawamu melayang...” Sang istri rupanya adalah Yuki-onna dari malam itu.
けれどお雪は、子どもたちの顔を見て、声をやわらげました。「子どもたちのことを思えば、お前を殺せはしない。どうか、あの子らを大切に……。」
Namun Oyuki, memandang wajah anak-anak mereka, melembutkan suaranya. “Demi anak-anak, aku tak bisa membunuhmu. Tolong, sayangilah mereka baik-baik...”
そう言うと、お雪の姿は白い霧となり、戸の隙間から雪の夜へと消えていきました。二度と、戻ってくることはありませんでした。
Begitu berkata, sosok Oyuki berubah menjadi kabut putih, dan lenyap melalui celah pintu, menuju malam bersalju. Ia tak pernah lagi kembali.
怪談(LEGENDA HANTU) Cerita rakyat termasyhur. 雪女 (Yuki-onna) adalah salah satu yōkai paling terkenal di Jepang. Versi yang mendunia ditulis Lafcadio Hearn dalam Kwaidan (1904) [[earless-hoichi]]. Banyak varian daerah berbeda (judul kurasi bahkan menyebut varian ‘bersama sapi’); kisah di atas mengikuti versi Hearn yang paling dikenal.
Cantik & mematikan. Yuki-onna mewujudkan keindahan sekaligus bahaya salju — memikat namun mematikan, persis seperti musim dingin di pegunungan Jepang. Ia adalah ‘roh alam’: bukan sekadar hantu jahat, melainkan personifikasi kekuatan alam yang tak bisa dilawan.
Tabu & janji. Seperti [[grateful-crane]] & [[izanagi-izanami]], kisah ini berputar pada janji yang dilanggar (jangan menceritakan rahasia). Pelanggaran membawa perpisahan — pola universal yang mengajarkan beratnya menjaga amanah.
Kasih ibu menahan maut. Yang membuat versi ini menyentuh: Yuki-onna mengampuni suaminya demi anak-anak mereka. Cinta seorang ibu melunakkan bahkan roh es — gema tema yang sama dengan [[child-rearing-ghost]].
知っていましたか? — Tahukah kamu?
• Lafcadio Hearn (Koizumi Yakumo) mengaku mendengar kisah Yuki-onna dari seorang petani di dekat Tokyo — menjadikannya salah satu 怪談 yang ia ‘selamatkan’ dari penuturan lisan ke dalam buku.
• Yuki-onna punya banyak nama & wujud daerah: di sebagian tempat ia roh pembunuh, di tempat lain sosok sedih yang mencari anak atau kehangatan — bukti betapa folklor berubah mengikuti tempatnya.
• Sosok ‘perempuan cantik nan mematikan dari alam’ muncul lintas-budaya (mis. peri/siluman air) — cara manusia memberi ‘wajah’ pada keindahan alam yang sekaligus berbahaya.