Bab 06

平安(へいあん)· Heian 794–1185

和泉式部日記いずみしきぶにっき

Buku Harian Izumi Shikibu — Cinta Terlarang dengan Sang Pangeran

Di ibu kota Heian, hiduplah seorang penyair yang penuh gelora, Izumi Shikibu. Ia baru saja kehilangan kekasih yang dicintainya, Pangeran Tametaka, dan melewati hari-hari dalam kesedihan yang dalam.

Suatu hari di awal musim panas, seorang utusan dari adik mendiang pangeran — Pangeran Atsumichi — datang mengantar setangkai bunga jeruk (tachibana). Aroma tachibana sejak lama dikenal sebagai bunga yang membangkitkan kenangan akan orang dari masa lalu.

Hati Izumi tergerak oleh aroma itu, dan ia membalas dengan sebait waka. Sang pangeran pun membalas dengan puisi pula, dan demikianlah dimulai saling-berbalas puisi di antara mereka berdua.

Surat dan puisi berkali-kali bertukar. Hati sang pangeran kadang mendekat, kadang menjauh, dan Izumi terombang-ambing antara suka dan gelisah. Perbedaan derajat maupun gunjingan orang ramai sama-sama membayangi hubungan mereka.

Meski begitu, perasaan sang pangeran kian mendalam. Ia datang sembunyi-sembunyi dari mata orang, dan malam demi malam mereka saling berbagi puisi, hingga ikatan keduanya semakin kuat.

Akhirnya sang pangeran membawa Izumi tinggal di kediamannya. Namun, istri utama sang pangeran yang merasa terhina atas hal itu, pada akhirnya meninggalkan rumah tangga itu.

Pasang-surut cinta selama kira-kira sembilan bulan itu dicatat Izumi dalam buku harian, lengkap dengan lebih dari seratus waka yang halus. Itulah “Izumi Shikibu Nikki” (Buku Harian Izumi Shikibu).

Izumi yang menyenandungkan gairah tanpa kepura-puraan menjadi salah satu penyair perempuan terkemuka zaman Heian. Sajak-sajaknya tentang cinta dan kefanaan masih menyentuh hati orang hingga seribu tahun kemudian.

語彙ごいDaftar Kosakata

KataBacaanJLPTArti
情熱じょうねつN1gairah, semangat membara
親王しんのう専門pangeran (putra kaisar)
亡くすなくすN3kehilangan (karena wafat)
初夏しょかN1awal musim panas
たちばな専門jeruk tachibana (lambang kenangan)
香りかおりN2aroma, wangi
むねN3dada; hati (perasaan)
交わすかわすN1saling bertukar
遠ざかるとおざかるN2menjauh
不安ふあんN3gelisah, cemas
身分みぶんN2derajat, status sosial
うわさN2gunjingan, desas-desus
忍ぶしのぶN1menahan diri; sembunyi-sembunyi
きずなN1ikatan (batin)
正妻せいさい専門istri utama/resmi
去るさるN2pergi, meninggalkan
繊細せんさいN1halus, peka
書き留めるかきとめるN1mencatat, menuliskan
無常むじょうN1kefanaan (mujō)
代表だいひょうN3mewakili; terkemuka
N5 N4 N3 N2 N1 名前/専門 (di luar Jōyō, tidak wajib JLPT)

解説かいせつKonteks & Komentar

SASTRA(日記文学)  Karya sastra nyata, bukan mitos. 和泉式部日記いずみしきぶにっき adalah 日記文学にっきぶんがく (sastra buku harian) dari awal abad ke-11, menuturkan kisah cinta nyata penyair 和泉式部いずみしきぶ dengan 敦道あつみち親王しんのう (Pangeran Atsumichi, 981–1007). Menariknya, ia ditulis dengan sudut pandang orang ketiga, dan memuat lebih dari seratus waka.

Lambang たちばな. Pembuka kisah ini — setangkai bunga jeruk yang dikirim sang pangeran — bukan kebetulan. Dalam puisi klasik Jepang, aroma tachibana adalah isyarat baku untuk mengenang orang dari masa silam. Lewat satu bunga, sang pangeran sekaligus menyinggung mendiang kakaknya dan membuka pintu hati Izumi — kepiawaian berbahasa khas budaya istana Heian.

Skandal & derajat. Sebelumnya Izumi menjalin kasih dengan 為尊ためたか親王しんのう (kakak Atsumichi); hubungan itu memicu skandal hingga ia diceraikan dan dikucilkan keluarganya. Kisahnya memperlihatkan betapa cinta lintas-derajat berbenturan keras dengan tata krama kaku istana. Penguasa 藤原道長ふじわらのみちなが konon menjulukinya “sang perempuan yang berpaling-paling”.

Penyair besar. Izumi termasuk 中古三十六歌仙ちゅうこさんじゅうろっかせん (36 Penyair Abadi abad pertengahan) dan banyak dianggap penyair perempuan terbesar Heian. Ia sezaman dengan 紫式部むらさきしきぶ — yang dalam buku hariannya pun berkomentar tentang Izumi. Lihat [[murasaki-shikibu]].

知っていましたか? — Tahukah kamu?

• Buku harian ini ditulis dengan kata ganti orang ketiga — Izumi menyebut dirinya sendiri sebagai “sang perempuan” (女) — sehingga sebagian ahli dahulu meragukan apakah ia benar-benar penulisnya; kini umumnya diterima sebagai karyanya.

• Aroma たちばな (jeruk) sebagai pemicu kenangan berakar pada sebuah waka termasyhur dari Kokin Wakashū; isyarat bunga & aroma adalah “bahasa rahasia” yang dipahami kaum bangsawan Heian.

• Izumi Shikibu meninggalkan sekitar 240 waka dan dua kumpulan puisi pribadi (家集); sajak-sajaknya tentang cinta dan kefanaan tetap dikutip hingga kini.